Tips Menyampaikan Bahasa Cinta Kepada Anak

By Suzanna Juwita - January 7, 2022
Tips Menyampaikan Bahasa Cinta Kepada Anak

Ada banyak cara yang dilakukan orangtua untuk menunjukkan rasa sayang kepada buah hatinya, misalnya dengan menghujaninya dengan hadiah, memujinya, memeluk, dan menunjukkan berbagai ekspresi lainnya. Orangtua perlu mengetahui dan mempelajari bahasa cinta anak-anak agar dapat  mengungkapkan cintanya kepada anak sehingga dia benar-benar merasa dicintai. Orangtua dapat mulai mengamati bahasa cinta mana yang sesuai dengan kebutuhan putra-puteri, dengan cara melakukan pengamatan atau observasi dan mendengarkan dengan seksama permintaan atau keluhan yang sering mereka ungkapkan.


Sentuhan Fisik (Physical touch)

Sentuhan fisik adalah bahasa pertama yang manusia gunakan untuk berkomunikasi. Cara ini juga memiliki peran penting dalam perkembangan sosial dan perilaku manusia. Bahkan, studi menemukan bahwa anak yang kekurangan kontak fisik dan emosional berisiko lebih tinggi terhadap masalah perilaku, emosional, dan sosial, kelak saat mereka dewasa.

Seseorang anak dengan bahasa cinta sentuhan fisik, akan merasa disayang oleh orangtuanya melakukan kontak fisik. Oleh karena itu, orangtua dapat menunjukkan kasih sayang dengan meluangkan waktu untuk memeluk, mengelus punggung untuk menenangkan anak yang menangis, menggenggam tangan, mencium anak sebelum tidur atau sebelum berangkat ke sekolah.


Waktu Bersama Berkualitas (Quality time)

Seorang anak dengan bahasa cinta waktu berkualitas, akan merasa disayang oleh kedua orangtuanya apabila orangtuanya menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan atau aktivitas bersama anak tanpa gangguan pekerjaan atau gadget. Berilah kesempatan pada anak untuk memilih aktivitas yang ingin ia lakukan bersama kedua orangtuanya. Beberapa alternatif kegiatan yang dapat dilakukan antara lain: berlibur bersama, mengajari anak bermain sepeda, menemaninya bermain bola, menonton film di rumah, atau sekadar berjalan-jalan sore keliling kompleks, sederhana namun membahagiakan.


Memberikan Bantuan (Acts of service)

Seorang anak yang memiliki bahasa cinta ini akan merasa disayang apabila orang-orang di sekitarnya yang menunjukkan perhatian dengan cara memberi bantuan saat ia mengalami kesulitan, misalnya mengajari anak belajar, membacakan buku, membuatkan makanan kesukaan anak atau membantunya melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, tentunya ayah dan bunda juga perlu memilih mana yang perlu dibantu dan mana yang bisa dikerjakan sendiri. Jangan sampai anak menjadi tergantung kepada orang tua dan tidak mandiri.


Kata-Kata Pujian (Words of affirmation)

Anak dengan tipe bahasa cinta ini juga suka mengekspresikan cintanya kepada orang tua melalui kata-kata, misalnya sering mengatakan, “Aku sayang ayah dan bunda.” Anak juga akan suka jika dipuji. Berikan motivasi atau dukungan kata-kata positif atau penyemangat yang diucapkan dengan tulus. Sebaliknya, kata-kata negatif yang diucapkan terhadapnya dapat sangat melukainya. Akan tetapi, ayah dan bunda perlu ingat untuk memberikan pujian yang efektif, yaitu memuji tingkah laku atau perbuatan baik anak.  


Hadiah (Gifts)

Setiap anak pasti akan senang jika diberi hadiah atau kejutan. Jangankan anak kecil, orang dewasa pun juga senang, begitu bukan? Anak dengan bahasa cinta ini akan merasa sangat senang saat mendapatkan hadiah dari orangtuanya. Walaupun hadiahnya sangat sederhana, misalnya stiker atau makanan kesukaannya. Bukan harga hadiah yang membuatnya bahagia, tapi perhatian orang tuanya. Jadi, ayah dan bunda tidak harus membelikan sesuatu yang mahal.


Recent posts
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 18, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 17, 2022
By Suzanna Juwita - January 14, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 13, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 12, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 11, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 10, 2022