Tips Bijak Menggunakan Gadget

By Suzanna Juwita - October 29, 2021
Tips Bijak Menggunakan Gadget

Di era global seperti sekarang ini, tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran gadget sangat mempengaruhi kehidupan kita. Banyak aktivitas dapat dilakukan dengan lebih mudah ketika menggunakan gadget, mulai dari sarana untuk berkomunikasi, sarana belajar, atau hiburan. Layaknya sebuah koin, keberadaan gadget memiliki dua sisi, baik dan buruk, tergantung bagaimana kita memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai tips bijak menggunakan gadget:

Pilih Program Pendidikan yang Bermutu

Salah satu fungsi gadget selain hiburan adalah sebagai sarana pendidikan. Oleh karena itu, pastikan orangtua memilih program dengan konten yang tepat sesuai usia anak dan kebutuhan anak-anak.

Upayakan keterlibatan orangtua dalam beraktivitas dengan gadget  

Orangtua perlu terlibat ketika anak melakukan aktivitas dengan gadgetnya. Misalnya ketika anak sedang menonton video. Usahakan agar orangtua dapat menonton bersama anak. Di saat seperti itu, orangtua berkesempatan untuk menjalin relasi dan meningkatkan kedekatan dengan anak. Orang tua dapat memulai komunikasi, saat mendampingi anak. Selain itu, orangtua dapat mengarahkan perhatian anak ke konten tertentu, mendiskusikan apa yang dilihat dan memperkuat apa yang telah mereka pelajari dengan menjadikannya sesuai dengan kegiatan sehari-hari anak.

Gunakan gadget untuk terhubung dengan saudara dan teman 

Dalam keadaan pandemi seperti sekarang ini maka selain untuk hiburan dan sarana belajar, gadget juga dapat digunakan untuk  untuk terhubung dengan keluarga, teman, dan orang-orang tersayang di sekitar kita. Koneksi sosial penting untuk anak-anak maupun orang dewasa. Kini saatnya memanfaatkan berbagi aplikasi video call untuk tetap menjalin komunikasi dengan mereka.

Untuk praremaja atau anak yang lebih muda, orangtua sebaiknya tidak memberikan gadget sebagai milik pribadi anak

Bagi orangtua yang memiliki anak yang masih bersekolah di tingkat SD atau yang lebih rendah, maka tidak disarankan untuk memberikan gadget sebagai milik pribadi anak. Sebaiknya, gadget yang digunakan anak merupakan pinjaman dari orangtuanya. Saat orangtua meminjamkan gadget mereka, satu hal yang perlu ditekankan yaitu gadget ini adalah milik orangtuanya. Jadi sewaktu-waktu saat orangtua ingin menggunakannya maka si anak harus mengembalikannya.   

Berikan batasan bagi anak

Jika kondisinya benar-benar tidak memungkinkan bagi orangtua untuk mendampingi anak saat menggunakan gadget maka orang tua juga dapat membatasi dengan cara mengunci aplikasi tertentu. Namun terlebih dulu buatlah kesepakatan dengan anak misalnya: "nak, kamu cuma boleh main game alphabet yah di smartphone Papa. Nanti kalau kamu mau main yang lain, kamu harus minta ijin dulu ke papa atau mama."

Orang tua juga perlu membuat kesepakatan mengenai batas waktu penggunaan gadget. Misalnya: kapan waktunya anak bisa meminjam gadget orangtuanya dan berapa lama batas waktu atau durasi peminjamnya. Misalnya: anak hanya boleh menggunakan gadget pada pukul 20.00 dengan durasi waktu 20 menit. Sedangkan saat hari Sabtu dan Minggu anak diijinkan bermain selama 30 menit.  Durasi maksimal penggunaan gadget bagi anak di usia sekolah dasar maximal adalah 1 jam.

Menjelang berakhirnya durasi bermain, orangtua dapat memberikan peringatan berkala agar anak dapat bersiap-siap sebelum gadget itu dikembalikan pada orangtuanya: misalnya "Nak, waktunya tinggal 5 menit yah", "Nak waktunya tinggal 1 menit yah" dan "Nak, sekarang mama hitung mundur yah dari 1-10 kamu udahan mainnya, waktu pinjamnya habis".

Seimbangkan dengan aktivitas lain

Selama pandemi, cobalah untuk mengimbangi penggunaan gadget dengan aktivitas lain yang melibatkan anak. Anak-anak dapat belajar dengan baik ketika mereka terlibat dalam interaksi atau percakapan dengan orangtua, saudara kandung atau kakek-nenek mereka. Selain itu, orangtua bisa mengajak anak untuk melakukan hal-hal menyenangkan seperti berkebun, menyiram tanaman di halaman rumah, bermain permainan sederhana seperti monopoli atau ular tangga, dan sebagainya. Orangtua harus membatasi penggunaan gadget karena penggunaan gadget berlebih bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.