Tahapan Bermain Anak

By Suzanna Juwita - December 3, 2021
Tahapan Bermain Anak

Bagi seorang anak, aktivitas bermain bukan hanya sekadar bersenang-senang. Kegiatan bermain juga dapat menjadi sarana  untuk mendukung pertumbuhan fisik, mengembangkan keterampilan motorik, perkembangan kognitif, serta perkembangan sosial dan emosional anak. Saat bermain, anak akan belajar dan mengembangkan keterampilan penting yang akan terus mereka gunakan sepanjang hidup mereka. Pemecahan masalah, kreativitas, dan kemauan untuk mengambil risiko, adalah beberapa keterampilan yang akan dikembangkan anak melalui kegiatan bermain. Misalnya saja, anak yang menggunakan imajinasi mereka dan bermain pura-pura, mereka akan belajar mengimajinasikan suatu kondisi atau keadaan tertentu, emosi yang mereka rasakan saat bermain, hal yang membuat mereka tertarik, dan bagaimana beradaptasi dengan situasi yang dihadapi. Demikian pula ketika anak-anak bermain bersama, mereka diberi kesempatan untuk belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain dan berperilaku dalam berbagai situasi sosial. Berikut 6 tahapan bermain pada anak:


Unoccupied Play (0-3 Bulan)

Pada tahap ini, bayi lebih banyak diam dan mengamati lingkungannya sambil menggerakkan tangan, kakinya, jari jemarinya dan bagian tubuh lainnya. Dengan cara ini bayi mempelajari dan menemukan bagaimana tubuh mereka bergerak.


Solitary Play (3 Bulan-2 Tahun)

 Ini adalah tahap ketika seorang anak bermain sendiri dan berkesplorasi dengan mainan yang dimilikinya. Mereka belum tertarik bermain dengan orang lain.


Onlooker Behavior And Parallel Play (2-3 Tahun)

Selama tahap ini, anak mulai mengamati cara teman-teman sebayanya bermain di sebelah mereka. Namun, pada tahap ini anak belum berinteraksi, bermain bersama atau berbagi bersama temannya.  Pada tahap ini anak dapat mulai diperkenalkan puzzle, permainan menyusun balok.


Parallel Play (3-4 Tahun)

Ini adalah tahap ketika seorang anak bermain bersama atau di dekat orang lain, tetapi anak tidak bermain dengan mereka, tahap ini disebut sebagai permainan paralel.


Associate Play (4 Tahun ke atas)

Pada tahap ini, seorang anak mulai berinteraksi dan berbagi mainan  dengan teman sebayanya atau orang lain selama bermain, tetapi belum ada pembagain peran yang jelas selama bermain.


Cooperative Play (Di Atas 4 tahun)

Pada tahap ini, anak mulai bermain bersama dengan teman sebaya atau orang lain, menunjukkan minat pada aktivitas permainan dan berminat menjalin interaksi dengan anak-anak lain yang terlibat dalam permainan tersebut, berpartisipasi, dan bekerjasama dalam bermain.


Recent posts
By Meliora Consulting and Learning Academy - April 4, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - April 1, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - March 31, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - March 30, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - March 29, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - March 28, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - March 25, 2022