Sisi Psikologis dari Pattern Drawing

By Arief Liang - September 14, 2021
Sisi Psikologis dari Pattern Drawing

Melukis itu tidak selalu menggambarkan obyek-obyek yang ada di dunia nyata. Ada pula bentuk lukisan yang berupa pattern drawing. Pattern adalah pola; drawing adalah gambar; jika digabungkan, pattern drawing adalah gambar pola. Biasanya, pattern drawing kita temukan pada motif sapu tangan, taplak meja, wallapaper, desain-desain digital hingga desain batik.

 

Biasanya yang kita ketahui melukis itu memiliki pengaruh yang baik terhadap kesehatan mental. Lalu, bagaimana dengan pattern drawing? Kalau tidak percaya, langsung coba saja menggambar pola yang sama secara berulang dan memberinya warna yang sama satu per satu. Ada yang merasa tenang, ada juga yang merasa bosan. Nah, inilah salah satu efek dari pattern drawing yang dirasakan oleh seseorang.

 

Agar pola yang dilukis tampak rapi dan indah, kita memerlukan kesabaran ekstra dan konsistensi untuk menyelesaikannya. Dalam kehidupan nyata, kita juga memerlukan konsistensi dan kesabaran dalam mengerjakan sesuatu maupun menjaga pola hidup sehat. Sama seperti mendaki gunung, fokus kita dalam hidup bukanlah pada hasil akhir, melainkan setiap langkah yang sudah dicapai dengan kerja keras. Tentu saja proses tidak akan membohongi hasil.

 

Saya pernah menerapkan pattern drawing pada remaja yang masih mengutamakan perasaan dan keinginannya saja dalam bertindak. Mereka ini tampak gelisah selama mengerjakan pattern drawing, padahal yang saya berikan masih sangat sederhana. Sepanjang perjalanan mereka, saya mengarahkan mereka untuk melihat pencapaiannya, bukan bagian-bagian yang masih belum diselesaikan. Dalam sesi 1 jam, akhirnya mereka dapat menyelesaikannya. Mereka merasa bosan selama mengerjakan, tetapi puas dan lega pada akhirnya. Setelah beberapa kali melakukan pattern drawing, mereka mulai mampu mengelola pemikiran dan perasaannya dalam bertindak. Dalam tugas-tugas yang memerlukan ketelitian dan konsistensi, mereka tampak lebih tenang hingga menyelesaikannya.

 

Pattern drawing tidak hanya dapat dilakukan oleh orang dewasa dan remaja. Remaja dan anak-anak pun dapat mengerjakannya. Namun, tingkat kesulitannya tentu saja lebih mudah agar mereka tidak mudah merasa tertekan dan frustrasi. Adakalanya kita juga dapat menggambarkan pola-pola sederhana, bahkan gambar bentuk-bentuk geometri untuk mereka warnai. Jika kita yang membuat desainnya, tingkat kesulitan dapat disesuaikan dengan anak, sehingga mereka tidak merasa frustrasi saat mengerjakan. Ketika mereka sudah terbiasa dan dapat menikmatinya, kita dapat menyajikan desain dengan tingkat kesulitan yang sedikit lebih tinggi hingga mereka membuatnya sendiri.

 

Menghasilkan karya yang indah memerlukan kerja keras. Adakalanya konsentrasi memudar selama mengerjakan pattern drawing. Tidak masalah sama sekali. Memudarnya konsentrasi hanyalah kondisi sementara yang sangat umum terjadi dalam setiap kegiatan. Yang terpenting adalah tetap konsisten menyelesaikannya setahap demi setahap hingga selesai. Setiap tahapnya adalah bukti dari pencapaian setiap dari kita yang menciptakan karya tersebut.