Aktivitas Sensory Play bersama Si Kecil

By Suzanna Juwita - January 14, 2022
Aktivitas Sensory Play bersama Si Kecil

Sensory play adalah istilah yang sangat populer belakangan ini. Sensory play merupakan jenis permainan yang bertujuan mengasah keterampilan anak, dengan menstimulasi panca indera dari si kecil. Mulai dari mengasah penglihatan, penciuman, perabaan, perasa atau pengecap, pergerakan, dan melatih keseimbangan. Pada dasarnya, sensory play memberi kesempatan pada anak untuk merasakan langsung apa yang ia lihat, dengar, cium, atau sentuh.

Permainan sensori juga mendorong anak berkreasi, bereksplorasi, memecahkan masalah sederhana, dan berpikir kreatif.  Aktivitas sensory play bukan hanya menyenangkan tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi tumbuh-kembang anak. Berikut beberapa ide sensory play yang dapat dipraktikkan di rumah:


Beras warna-warni

Sensasi bermain dengan beras warna-warni dengan tangan kosong dapat merangsang indera penglihatan dan indera peraba anak. Visualisasi yang menarik dipadukan dengan tekstur yang unik bisa membuat anak tertarik untuk memainkannya. Cara membuatnya pun mudah. Ayah atau ibu hanya perlu menambahkan beberapa tetes pewarna makanan yang berbeda ke dalam beberapa wadah yang diisi beras, lalu kocok hingga warna tercampur rata kemudian, jemur beras dan biarkan mengering.  Setelah kering beras bisa dimainkan. Orangtua juga dapat memodifikasi permainan dengan cara mengajak anak menuliskan angka atau huruf dengan jari di atas beras kemudian menebaknya.


Finger painting

Finger painting dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan seru yang bisa dilakukan oleh anak-anak. Orangtua dapat mengajak anak melukis menggunakan tangan dan kaki. Sediakan media gambar yang sangat lebar (misalnya memakai kertas karton putih ukuran besar), dan beberapa cat warna. Ajarkan anak untuk mencelupkan jari atau kakinya ke cat lalu mencoretkannya ke kertas. Selanjutnya biarkan anak bereksplorasi sendiri. Sebisa mungkin pilih cat yang aman untuk anak-anak ya. Aktivitas melukis ini bisa dimodifikasi lagi, Ibu atau ayah juga bisa mengajak anak melukis memakai kapas atau spons, Sensory play ini membawa banyak manfaat seperti menstimulasi visual, melatih koordinasi mata dan tangan, motorik halus, meningkatkan kreativitas, dan mengenalkan konsep warna.


Memisahkan pasta

Bentuk pasta yang bermacam-macam dapat dijadikan ide untuk permainan sensori. Orangtua bisa membeli berbagai jenis pasta dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda lalu tuangkan dalam satu wadah dan bermain dengan anak dengan cara mengelompokkan pasta sesuai bentuk. Ide lain yang bisa dicoba adalah dengan menambahkan pewarna di setiap pasta dan ajak anak untuk memisahkan pasta-pasta sesuai warna.


Menyelamatkan hewan

Water beads adalah butiran berukuran kecil yang terbuat dari air dan polimer penyerap air. Saat water beads kering ,direndam dalam air, butiran tersebut akan mengembang seperti spons. Cara paling mudah untuk bermain water beads adalah dengan cara menaruhnya di dalam wadah besar dan membiarkan anak mengaduknya sambil merasakan teksturnya. Namun, perlu diperhatikan bahwa water beads tidak dapat dimakan. Penggunaan water beads sebagai sensory play sangat dianjurkan untuk anak yang lebih besar atau dengan pengawasan penuh orang dewasa. Orangtua juga bisa “meletakkan” beberapa animal figure di dalam water beads supaya anak bisa berusaha mengambilnya dan semakin semangat bereksplorasi!.


Memindahkan air menggunakan spons

Bermain air biasanya menjadi favorit banyak anak-anak. Fasilitasi ketertarikannya itu dengan meminta anak memindahkan air menggunakan spons. Mulanya, siapkan 2 baskom dan isi salah satunya dengan air. Siapkan juga spons cuci piring. Lalu minta anak mencelupkan spons di wadah berisi air. Kemudian peras spons yang sudah “penuh” itu ke wadah lain yang kosong. Permainan ini juga dapat melatih kekuatan jari-jemari anak dan meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan


Bermain playdough atau tanah liat

Mengajak anak bermain playdough atau tanah liat dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dicoba oleh orangtua untuk mengenalkan beragam variasi tekstur pada anak. Bermain play dough atau tanah liat dapat melatih motorik halus anak, karena dengan meremas dan membentuk, maka otot-otot tangan dan mata anak dapat berkoordinasi sehingga dapat berkembang dengan baik.

Recent posts
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 18, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 17, 2022
By Suzanna Juwita - January 14, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 13, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 12, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 11, 2022
By Meliora Consulting and Learning Academy - January 10, 2022